PKBM PLS UPI

Ayo belajar … !!

Kriteria, Sasaran dan Bidang Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills)

Kriteria, Sasaran dan Bidang Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills)

Oleh, Dadang Yunus L, S.Pd.

Salah satu aktivitas PKBM/LifeskillsKRITERIA

Kriteria dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills) ini harus meliputi :

  1. Penggalian berdasarkan karakteristik masyarakat dan potensi daerah setempat.
  2. Pengembangan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan kelompok sasaran.
  3. Adanya dukungan dari pemerintah setempat.
  4. Prospektif untuk berkembang dan berkesinambungan.
  5. Ketersediaan nara sumber teknis dan prasarana untuk praktek keterampilan yang memadai.
  6. Memiliki dukungan lingkungan (perusahaan, lembaga pendidikan, dan lain-lain).
  7. Memiliki potensi untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari berbagai sektor.
  8. Berorientasi pada peningkatan kompetensi keterampilan berusaha.

SASARAN

Adapun sasaran daripada penyelenggaraan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills) ini yaitu sebagai berikut :

  1. Diprioritaskan bagi masyarakat usia 16-44 tahun yang tidak Sekolah dan tidak bekerja.
  2. Warga belajar binaan SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) atau warga masyarakat putus atau tamat SD/SLTP.
  3. Berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu.
  4. Memiliki minat dan bakat tertentu.

BIDANG KERJA

Secara garis besar bidang-bidang yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan program pendidikan life skills, antara lain:

  1. Produksi Ekstraktif.

Produksi ekstraktif yaitu pembelajaran yang memproduksi / menghasilkan suatu barang yang langsung diperoleh dari alam, seperti: perikanan, perhutanan, dan pertambangan.

  1. Produksi Agraris.

Produksi agraris yaitu pembelajaran yang mengolah tanah bagi kegiatan pertanian, seperti: tanaman pangan, sayuran, bunga dan buah-buahan serta pengembangan berbagai jenis ternak.

  1. Produksi Industri.

Produksi industri yaitu pembelajaran yang mengolah, merakit, memperbaiki, dan merekayasa suatu jenis bahan baku menjadi bahan setengah jadi maupun bahan yang setengah jadi menjadi bahan jadi.

  1. Produksi Perdagangan.

Produksi perdagangan yaitu pembelajaran melalui usaha perdagangan seperti berjual beli, melakukan usaha mandiri, analisis pasar, perhitungan laba-rugi dan pengembangan usaha.

  1. Produksi Jasa.

Produksi jasa yaitu pembelajaran yang melakukan kegiatan pelayanan berupa jasa yang diperlukan oleh pengguna jasa berdasarkan kriteria pelayanan yang disepakati, seperti jasa sopir, tata rias rambut dan wajah, penerjemah bahasa, konsultan teknik, pengajar dan pertukangan.

Berdasarkan bidang-bidang tersebut life skills bermaksud memberi kepada seseorang bekal pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan fungsional praktis serta perubahan sikap untuk bekerja dan berusaha mandiri, membuka lapangan kerja dan lapangan usaha serta memanfaatkan peluang yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kualitas kesejahteraannya. Program life skills dirancang untuk membimbing, melatih, dan membelajarkan warga belajar agar mempunyai bekal dalam menghadapi masa depannya dengan memanfaatkan peluang dan tantangan yang ada.

Iklan

Februari 6, 2008 - Posted by | Life Skills

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: