PKBM PLS UPI

Ayo belajar … !!

Latar Belakang Diselenggarakannya Pendidikan Kecakapan Hidup (Lifeskills) 5/5

Latar Belakang Diselenggarakannya Pendidikan Kecakapan Hidup (Lifeskills)

Bagian V (selesai)

Oleh, Dadang Yunus L, S.Pd.

Salah satu aktivitas PKBM/LifeskillsContoh Kasus :

Pelatihan pendidikan kecakapan hidup (life skills) keterampilan di Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang bertujuan memberikan seseorang bekal pengetahuan, keterampilan dan kemampuan fungsional praktis serta perubahan sikap untuk bekerja dan berusaha mandiri, membuka lapangan kerja dan lapangan usaha serta memanfaatkan peluang yang dimilikinya sehingga dapat meningkatkan kualitas kesejahteraannya. Apalagi mayoritas peserta pelatihan adalah mereka yang tamatan Sekolah Dasar (SD), serta termasuk dalam kategori keluarga miskin yang kurang mampu. Menurut sumber monografi Desa Sukawangi diperoleh data bahwa 25% dari total jumlah penduduk adalah tamatan SD dengan jumlah yaitu sekitar 1.697 orang dan tergolong dalam kondisi ekonomi yang lemah (kategori keluarga miskin).

Pelatihan kecakapan hidup merupakan suatu langkah penting dan perlu dilakukan dalam rangka mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan terampil sehingga diharapkan dapat mengurangi jumlah penduduk yang dikategorikan sebagai keluarga yang miskin atau kategori masyarakat kelas bawah. Dari hasil identifikasi bahwa pelatihan kecakapan hidup ini diikuti oleh 14 orang yang merupakan kategori masyarakat ekonomi bawah.

Oleh karena itu pemberdayaan dan pemberian potensi-potensi (baik SDM maupun SDA) yang ada di masyarakat perlu digali untuk menunjang program pendidikan masyarakat. Melalui program pelatihan pendidikan kecakapan hidup akan membawa konsekuensi pada keharusan melakukan penguatan manajemen baik yang berhubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pelaksanaan pembinaan, evaluasi dan pengembangan program. Maka dalam hal ini modal dasar warga belajar sebelum mengikuti pelatihan ini diduga kuat merupakan bagian yang turut memberikan kelancaran dalam mengikuti program pelatihan kecakapan hidup keterampilan.

Sehingga sebagus apapun program pelatihan yang disiapkan apabila tidak didukung oleh kemampuan dasar dalam aspek intelektual, emosional dan spiritual dari warga belajar, maka ada kecenderungan implementasi program pelatihan kecakapan hidup keterampilan tidak akan berpengaruh banyak terhadap perubahan sikap dan prilaku serta kemandirian berwirausaha. Kemandirian berusaha memiliki aspek sikap, mental, kecakapan dan keterampilan berusaha, diaplikasikan dalam kehidupan nyata sebagai kecakapan hidup yang bisa membawa diri ke arah lebih maju dan berkembang secara normatif.

Iklan

Februari 6, 2008 - Posted by | Life Skills

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: