PKBM PLS UPI

Ayo belajar … !!

Peristilahan Umum dalam Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills)

Peristilahan Umum dalam Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills)

Salah satu aktivitas PKBM/LifeskillsMungkin diantara pembaca yang budiman, ada yang kurang familiar dengan peristilahan atau kosa kata yang sering digunakan dalam blog ini. Maka penulis terlebih dahulu akan menjelaskan beberapa istilah umum agar semua menjadi lebih jelas lagi bagi para pembaca. Sebagai langkah awal, berikut ini beberapa istilah yang kami coba jabarkan, yaitu:

  1. Program.

Program dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh perorangan, kelompok, dan atau organisasi (lembaga) yang memuat komponen-komponen program. Komponen-komponen program tersebut meliputi : tujuan, sasaran, isi, dan jenis kegiatan, proses kegiatan, waktu, fasilitas, alat, biaya, organisasi penyelenggara (Sudjana, 2000: 1).

  1. Pelatihan.

Pelatihan dapat dikatakan sebagai suatu proses yang menciptakan kondisi dan stimulus untuk menimbulkan respons terhadap orang lain, mengembangkan pengetahuan dan keterampilan (skills) sikap, menciptakan perubahan tingkah laku dan untuk mencapai tujuan yang spesifik (French Ministry of Work, Employee and Professional Trainning dalam Agus Darma 1994: 15).

  1. Pendidikan Kecakapan Hidup.

Pendidikan kecakapan hidup diartikan sebagai bimbingan terhadap kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan penghidupan secara wajar tanpa merasa tertekan kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya (Ditjen PLSP, Direktorat Tenaga Teknis, 2003).

  1. Sikap.

Sikap adalah keadaan mental dan syaraf dari kesiapan yang diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh dinamik atau terarah terhadap respons individu pada semua objek dan situasi yang berkaitan dengannya (G.W Allport, 1935 dalam DO Sears, 1999: 137).

  1. Perilaku.

Perilaku adalah reaksi yang diperlihatkan atau ditampilkan oleh individu baik yang bersifat sederhana maupun kompleks dalam merespon stimulus yang diterima (Saiful Azwar, 1998: 9).

  1. Kemandirian.

Kemandirian adalah sikap dan perilaku manusia yang meliputi “perilaku mampu berinisiatif, mampu mengatasi hambatan/masalah, mempunyai rasa percaya diri dan dapat melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan orang lain” (Sutari Imam Barnadib, 1982). Pendapat tersebut juga diperkuat oleh Kartini dan Dali (1987) yang mengatakan bahwa kemandirian adalah “hasrat untuk mengerjakan segala sesuatu bagi diri sendiri”.

Iklan

Februari 6, 2008 - Posted by | Life Skills

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: